Keluarga. Cinta Tanpa Logika.

“Keluarga. Tempat di mana kita paling banyak memberi, berharap, meminta, memaklumi, dan menerima. Cinta. Tanpa logika.” – Alissa Wahid –

***

Saya sepakat dengan pernyataan di atas. Hampir semua yang saya miliki, bisa saya “berikan” untuk keluarga. Saya pun “berharap dan meminta” mereka melakukan hal yang sama, seperti yang saya lakukan. Namun, keluargaku terkadang memiliki keterbatasan melakukannya, belajar “memaklumi dan menerima” membuat saya semakin belajar arti ikhlas. 

 

Sama seperti keluargaku, saya pun memiliki keterbatasan dan kekurangan. Mencintai mereka tanpa logika, tanpa syarat, dan bermanfaat bagi kebaikan mereka adalah kekuranganku. Sekaligus kelebihanku.

 

I love them.. I love my family..

I’ll fight for them..

 

-life survivor-

Advertisements

About coklatcaca

Lulusan Arsitektur, tapi terdampar sebagai Karyawati Bank. Berharap suatu hari bisa bekerja dari rumah, jadi full IRT atau Wiraswasta.
This entry was posted in Cintaku Tanpa Logika. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s