The Power of “Berkali-kali”

Gendut. Cuek aja.
Pendek. Masih cuek ketawa.
Gendut. Pendek. Ketawa sambil bilang “biarin”.
Ih, Gendut, Pendek. Alis mulai mengkerut, bibir mulai manyun.

Jelek. Keluar kata “ishh”
Jelek. Masih “ishh” tapi huruf h-nya banyak.
Muka jelek. Udah Diam – bete.
Mukanya jelek, wee wee. Diam, mata mulai berkaca-kaca.
Mukanya jelek. HAHAHAHA. Kasian, muka jelek. Tangis pecah sambil marah-marah. Profil picture diganti, nggak pede pasang foto wajah ala ala lagi.

Tertanda,

Perempuan yang dua jam lalu masih merasa cantik seperti Raisa.

Whahahaha.

Advertisements

About coklatcaca

Lulusan Arsitektur, tapi terdampar sebagai Karyawati Bank. Berharap suatu hari bisa bekerja dari rumah, jadi full IRT atau Wiraswasta.
This entry was posted in Body, mind, & soul. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s