Penari di Balik Tembok Berlin

Wahai penari,

Mungkin akan datang masanya suatu hari nanti, kamu akan mengerti mengapa -Tembok Berlin- ini dibangun untukmu. Juga bersujud syukur akan kehadirannya.

Tembok yang selalu ingin kau robohkan. 

Tapi jangan!!

Tenagamu akan habis jika memaksa diri merobohkan beton kokoh itu sekarang.

Sembari menanti masa yang akan datang itu..

tetaplah menari, hentakkan kaki.

Bentuklah gerakan indah.

Yang bebas, lepas.. 

di dalam hatimu.

Advertisements

About coklatcaca

Lulusan Arsitektur, tapi terdampar sebagai Karyawati Bank. Berharap suatu hari bisa bekerja dari rumah, jadi full IRT atau Wiraswasta.
This entry was posted in Body, mind, & soul, Pikir-pikir. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s